Tanggal 7 Agustus 2008, bertepatan hari Kamis, jam 2 siang saya turut hadir di acara Launching Esia di kota Kediri-Jawa Timur. Tidak seperti biasanya, launching Esia biasanya jam 10 pagi, karena menghormati pemakaman pemilik perusahaan rokok terbesar di Indonesia yang berpusat di Kediri.
Hampir saja saya tidak bisa hadir, karena kesibukan yang sangat di Jakarta. Saya sudah ceritakan bahwa bulan ini ada 'lomba' jualan hape. Saya baru mencapai 10rb-an, masih separohnya. Tapi sambil tidak rela meninggalkan Jakarta, saya pun mencari tiket sehari sebelumnya. Hari Rabu siang, meskipun pesawat delay 45 menit dengan tiket kelas Y saya pun meluncur ke Juanda Surabaya. Di sana saya sudah dijemput oleh teman2 Jatim dan meluncur ke Kediri. Butuh waktu 3,5 jam. Saya kebut mobil itu dan tiba di hotel Lotus jam 20.30. Setelah makan malam, acara Malam Penandatangan Kerja Sama antara Bakrie Telecom dan Dealer Kediri dimulai. Masih pakai T-shirt malam itu. gak jadi masalah, yang penting kan tanda tangannya. Padahal, harusnya yg tanda tangan istri saya, karena dia Direkturnya.
Selepas PKS, kami masih mencari sudut2 kota Kediri yang kaya akan makanan. Kami meluncur ke warung Nasi goreng Mawut Mbah Man. Kenyang juga. Murah meriah dibandingkan harga Jakarta.
Malam ini pun saya menginap di Hotel Bukit Daun. Hotelnya nyaman meskipun agak menuju ke luar kota. Hotel di kota full booked karena pada hadir di Kediri menghormati pemakaman bos GG Kediri esok harinya.
Pagi-pagi sama-sama belum mandi kami belum puas kalau hanya sarapan di hotel. Kami menuju warung Pecel di kota (lupa nama jalannya). Setelah puas dengan 2 porsi, kami menyempatkan diri berfoto2 di Jembatan Sungai Brantas yang membelah kota Kediri. Di bawah sana nampak mesin penyedot pasir. Dan tampak agak samar2 background gunung (gak tahu namanya).
.........................
Hari berikutnya, saya sudah berada di Surabaya untuk mempersipkan buka toko/cabang di WTC Surabaya, lt 3. Laporan penjualan sales di hari I cukup menggembirakan.
Semoga dan semoga kehadiran Esia di Kediri disambut positif warga Kediri, yang konon katanya pendapatan perkapitanya lumayan tinggi di Jawa Timur. Uang mengendapnya di Bank juga konon terbesar di Jatim. Masak ?
Yo ayo kita buktikan...
Lek gak budal merono, mosok ngerti?
Lek gawe otak gak iso kejangkau, yooo OTAKnya dilepas aja dulu.
Monday, August 11, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 komentar:
Post a Comment